Miko Aku Sayang
Ba'da maghrib tadi seperti hari-hari biasanya aku baru sampai di rumah sepulang kuliah, dan seperti biasanya juga kucing-kucingku yang tak pernah berkurang lucu telah hafal seketika mendengar suara motorku di depan rumah mereka berlari-lari menyambutku. Ya setidaknya itu menurutku meskipun jika yang benar-benar mereka tunggu adalah pemberian makan dariku bukan diriku sepenuhnya hehe .. Mereka tetep kucing-kucingku yang lucu dan setia menunggu. Ada yang berbeda di sore ini, aku hampir lupa dengan rasanya ditinggal seorang tersayang atau kehilangan benda berharga. Lama sekali sampai ketika tadi maghrib aku membiarkan kedua kucingku masuk ke rumah -unyil dan cimeng- (biasanya gak boleh, cuma weekend atau pas lagi pengen banget ngelus ngelus terus), tiba-tiba nenekku dari Purwakarta yang sekarang tinggal di rumah memberi tahu aku bahwa kucingku yang berbulu belang dan hiris mati, kemarin. Dua kali aku meyakinkan telingaku tidak salah mendengar, seketika itu rasanya semua kenangan bers...